LOL.
“Barangsiapa memakai pakaian yang berlebih-lebihan, maka Allah akan memberikan pakaian kehinaan di hari akhirat nanti.” (Riwayat Ahmad, Abu Daud, An Nasaii dan Ibn Majah)
“Sesungguhnya kepala yang ditusuk dengan besi itu lebih baik daripada menyentuh kaum yang bukan sejenis yang tidak halal baginya.”
(Riwayat At Tabrani dan Baihaqi).
Dikisahkan Imam Ali berkata: Suatu hari, aku dan Fatimah melihat Nabi sedang menangis tersedu-sedu. Lalu kami bertanya: “Ya Rasulullah, apa yang membuatmu menangis seperti ini?”
Rasulullah menjawab: “Di malam Mi’raj, aku melihat sekelompok wanita dari umatku dalam keadaan terseksa dengan seksaan yang pedih hingga membuatku menangis.
Saya melihat perempuan dalam keadaan rambutnya tergantung dan otaknya mendidih. Ada perempuan yang lidahnya terjulur dan disiram dengan air neraka yang panas.
Dan sebahagian lagi memakan dagingya sendiri, di bawah badan mereka ada api yang menyala, dan sebahagian lagi kaki dan tangan dalam keadaan terikat, sedangkan ular dan kalajengking mengelilinginya,
Dan wanita yang lainnya dalam keadaan tuli dan bisu dan dia ditaruh dalam peti yang penuh dengan api yang menyala. Otaknya keluar dari hidungnya dan badannya robek-robek sampai terpisah dari tulangnya. Dan banyak lagi seksaan-seksaan yang aku lihat di sana.”
Lalu Fatimah bertanya, “Ya Rasulullah, mengapa mereka diseksa oleh Allah SWT sedangkan mereka adalah wanita-wanita yang beriman?”
Rasulullah menjawab: “Wahai anakku…
(1) wanita yang digantung rambutnya adalah wanita yang tidak memakai hijab / Jilbab
(2) wanita yang lidahnya terjulur adalah wanita yang menyakiti suaminya,
(3) wanita yang susunya digantung adalah wanita yang tidak mau tidur dengan suaminya,
(4) wanita yang kakinya digantung adalah wanita yang keluar dari rumah tanpa izin suaminya,
(5) wanita yang memakan dagingnya sendiri adalah wanita yang menghiasi dirinya untuk orang lain,
(6) wanita yang kakinya diikat dan dikelilingi ular dan kalajengking adalah wanita yang solat dengan pakaian najis serta tidak mandi setelah haid atau bersenggama,
(7) wanita yang tuli dan bisu adalah wanita yang berbuat zina dan anak-anaknya diserahkan pada suaminya,
(8) wanita yang menggunting badannya sendiri adalah wanita yang membanggakan diri sendiri pada orang lain,
(9) wanita yang badannya dan mukanya terbakar dan dia memakan ususnya serta semua isi perutnya adalah wanita yang menyuruh orang lain berbuat zina,
(10) wanita yang kepalanya kepala babi dan badannya badan keledai adalah wanita yang suka berbohong dan mengadu domba, dan
(11) wanita yang bermuka anjing dan api masuk dari belakang dan keluar dari mulutnya adalah wanita yang suka bernyanyi.”
Suatu hari Aisyah datang menghadap Nabi dan bertanya: “Ya rasulullah, siapa yang paling berhak terhadap seorang perempuan?”
Nabi menjawab: “Suaminya.”
Aisyah bertanya: “Siapa yang paling berhak terhadap seorang lelaki?”
Nabi menjawab: “Ibunya.”
Dalam suatu riwayat Muadz bin Jabal datang dari Syam lalu dia sujud di hadapan Rasulullah. Rasulullah bertanya: “Apa yang sedang kamu lakukan?”
Muadz menjawab: ” Ini adalah adat buat kami, apabila seorang pemimpin datang, kami harus bersujud kepada pemimpin tersebut, dan akupun ingin bersujud padamu ya Rasulullah.”
Lalu Rasulullah bersabda: “Janganlah kalian bersujud terhadap sesama manusia. Dan seandainya sujud terhadap manusia itu diperbolehkan, maka aku akan memerintahkan perempuan untuk sujud pada suaminya. Dan aku bersumpah atas nama Allah tidak ada perempuan yang mengerjakan hak Allah kecuali dia mengerjakan hak-hak suaminya.”
Demikian pula Rasulullah Salallahu’alaihi Wassalam pernah menangis ketika menyaksikan salah satu cucunya yang nafasnya sudah mulai terputus-putus dan ketika putera beliau Ibrahim meninggal, air mata beliau menitis kerana belas kasihan beliau kepadanya. Beliau Salallahu’alaihi Wassalam menangis ketika meninggalnya Ustman bin Madh’un, beliau menangis ketika terjadi gerhana matahari lantas beliau salat gerhana dan beliau menangis dalam salatnya, kadang pula beliau menangis di saat menunaikan salat malam.
Kerisauan Rasulullah kepada ummatnya tidak terbatas ruang dan waktu, Beliau sangat mengkhuatirkan umatnya hingga dalam solatnya pun kaki beliau bengkak hanya untuk mendoakan bagaimana seluruh manusia dapat selamat.
Wallahu’alam.
(Source: ponpes-mardhotillah.blogspot.co.uk)
Di akhirat nanti ada 4 golongan lelaki yg akan ditarik masuk ke neraka oleh wanita iaitu seorang ayah, suami, abang atau adik lelaki dan anak lelaki. Lelaki itu adalah mereka yang tidak memberikan hak kepada wanita dan tidak menjaga amanah itu.
Mereka ialah:
1. Anak perempuan
Apabila seseorang yang bergelar ayah tidak mempedulikan anak-anak perempuannya didunia. Dia tidak memberikan segala keperluan agama seperti mengajar solat, mengaji dan sebagainya. Dia membiarkan anak2 perempuannya tidak menutup aurat. Tidak cukup kalau dengan hanya memberi kemewahan dunia sahaja. Maka dia akan ditarik ke neraka oleh anaknya.
2. Isteri
Apabila sang suami tidak mempedulikan tindak tanduk isterinya. Bergaul! bebas di pejabat, memperhiaskan diri bukan untuk suami tetapi untuk pandangan kaum lelaki yg bukan mahram. Apabila suami mendiam diri walaupun seorang yang alim dimana solatnya tidak pernah bertangguh, saumnya tidak tinggal, maka dia akan turut ditarik oleh isterinya bersama-sama ke dalam neraka.
3. Kakak / adik perempuan
Apabila ayahnya sudah tiada, tanggungjawab menjaga maruah wanita jatuh ke bahu abang-abangnya dan saudara lelakinya. Jikalau mereka hanya mementingkan keluarganya sahaja dan adiknya dibiar melencong dari ajaran Islam, tunggulah tarikan adiknya di akhirat kelak.
4. Ibu
Apabila seorang anak tidak menasihati seorang ibu perihal kelakuan yang haram disisi Islam. Apabila ibu membuat kemungkaran mengumpat, memfitnah, mengata dan sebagainya, maka anak itu akan disoal dan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak dan nantikan tarikan ibunya ke neraka.
Lihatlah betapa hebatnya tarikan wanita bukan sahaja di dunia malah di akhirat pun tarikannya begitu hebat. Maka kaum lelaki yang bergelar ayah, suami, abang, adik atau anak harus memainkan peranan mereka.
(Source: abimpadangterap.blogspot.co.uk)
Wahai kaum Hawa, tidakkah kamu sayang akan ayah kamu? :’(
"Wahai anakku Fatimah! Adapun perempuan-perempuan yang akan digantung rambutnya hingga mendidih otaknya dalam Neraka adalah mereka itu di dunia tidak mahu menutup rambutnya daripada dilihat oleh lelaki yang bukan mahramnya."
Petikan dari Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim. Wasallam.
No, its not because a collar and leash are not degrading enough, its because your ignorance - in of itself - is degrading; an insult to my intellect.
I usually stay away from such photos and leave out my stance and commentary, but this just completely irritated me. I am a Muslim women who constantly struggles in accordance to the jurisprudence matters that dictate how the veil should be warn and whether I find myself at times wear it for a greater sake or for someone else’s, but never in my life have I questioned the integrity, honor, and courage of a Muslim woman in niqab. And side note, that is niqab the women are wearing, not burka. Please get that right the next time you slap on a pathetic comment like the one under that photo.
And let me also have you know as a woman who CHOOSES (among millions of other Muslim women who choose) to wear the head scarf, I find in NO way the hijab to be degrading my state of mind or self. And to be quite honest, I find that Muslim women who choose to wear niqab are rightfully more liberated wearing it than most hijabi’s. That said, let me provide some reasons why Muslims CHOOSE to wear hijab, so we don’t run into this little ordeal again, shall we?
- the hijab (and most definitely niqab) allows Muslim women to detach themselves from the politics of gender. We dress in a way that signals unavailability so that we may feel distinguished from girls who think differently.
- The hijab (and again, niqab as well) allows Muslim women to make a radical political statement about themselves which states what they reject and what they accept. They reject this role in the sexualized society and they affirm that sex has nothing to do with their public life. And what they accept is being treated by others for their level of intellect, piety, and intelligence.
- The hijab and the niqab allows Muslim women to take out of discussion their physical identity. And by concealing their physical body are they moving themselves away from the fashion industry which merchandises their being in terms of sexuality.
- Both the hijab and niqab leaves people to only deal with Muslim women as a person, not their bodily form.
- The hijab and niqab are far from constraints on the physical movement of Muslim women; rather, it gives them freedom to do so without being judged by their physical value.
The veil, niqab, burqa, jelbab, abaya, and anything else that you find the Muslim woman choose to wear, does NOT degrade them, but it allows us to access our rights as having total legal, economic, and political status without bringing our sexual being into play. And to be quite honesty, I feel that the hijab I wear is a protective shield against attacks to my dignity.
If you think that this is a leash wrapped around my collar, I suggest you take a look a look in the mirror and see whether you aren’t just fooled by the leash on your own.
That is all.
Win.
(via thebeautyofislam)
You’re right – non-Muslims don’t have much problem with the hijab. It’s the Muslim girls and women who are ‘ashamed’ of it in a way. To some people, wearing a hijab is akin to slumming it, like not living up to what life is offering. But we have to face it – this life here is just a transition spot for the true believing Muslim. Sad and such a shame they cannot realize that… - Z.
SubhanAllah. :( Why do we have to gamble our chances in this temporary world to reach Jannah in the end? What are the benefits of us to wrong ourselves now and wrong ourselves in the Hereafter?
Ya Allah, please don’t let me change once more. Do not let Shaytan influence me like he did long ago.
Mudahan kami semua dijauhi dari kejahilan.
Amin.
One last thing she can do is cover her arms. :)
Asma Binti Abu Bakar telah menemui Rasullulah SAW dengan memakai pakaian yang tipis. Sabda Rasullulah SAW:
“Wahai Asma! Sesungguhnya seorang gadis yang telah berhaid tidak boleh baginya menzahirkan anggota badan kecuali pergelangan tangan dan wajah saja.” (Riwayat Muslim dan Bukhari).
Other than that, beautiful. <3
MasyaAllah!!! :’)
You do not need all the fancy and branded clothes in the world when you can wear that winning smile you were born with everywhere. <3